Laman

Kamis, 25 April 2013

PRINSIP - PRINSIP PERKEMBANGAN MANUSIA



1.    Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan
            Pertumbuhan dan perkembangan mempunyai arti pokok ialah adanya perubahan. perubahan yang dimaksud adalah perubahan-perubahan yang menuju kepada kemajuan kemajuan.pertumbuhan adalah perubahan perubahan yang  terjadi pada aspek jasmani,biologisanatomis dan  fisiologis
            Disamping pertumbuhan yang bersifat jasmaniah seperti uraian diatas, pada muda tadi mulai dari fuetus, terjadilah prubahan perubahan  yang bersifat kejasmanian tetapi berupa  kemampuan kemampuan yang disebut kemampuan kejiwaan  .misalnya pada fuetus umur enam sampai tujuhbulan sudah terasa dapat bergerak; bayi dapat mengisap air susu ibunya, pada kanak kanak umur satu tahun sudah mulai belajar  berbicara, dan misalnya kemauan psikis, misalya kemauan, perasaan, fikiran, dan sebagainya. Tentunya antara pertumbuhan jasmaniah dan perkembangan psikis ada keselarasan.
            Seluruh massa pertumbuhan dan perkembangan manusia dapat dibuat tahap tahapnya atau periodisasinya sebagai berikut :
1.      Massa prenatal ,atau massa pregnansi atau massa dalam kandungan , yang terbagi atas
a)      Massa germsel dari saat pembuahan sel telur(ovum)dengan sepermatozoon ,0 sampai minggu ketiga
b)      Massa embrional (janin) usia kandungan mulai minggu keempat sampai minggu keenam
c)      Massa fuetal (fuetus adalah bayi dalam kandungan,sudah berbentuk manusia kecil)dari minggu ketujuh sampai bayi lahir (bulan kesepuluh).
2.      Massa posnatal ,massa sesudah bayi lahir, terbagi di atas :
a)      Massa neonatus, massa jambang bayi, saat lahir sampai minggu lahir
b)      Masa bayi menyusu, sampai umur satu tahun
c)      Masa kanak-kanak kecil, umur 1 sampai 4 tahun.
d)     Masa kanak-kanak, umur 4 sampai 7 tahun.
e)      Masa sekolah, umur 7 sampai 12 tahun.
f)       Masa remaja, umur 13 sampai 18 tahun.
g)      Masa adolesensi, umur 19 sampai 23 tahun.
h)      Masa dewasa dari umur 24 sampai 25 tahun.

2.   .Prinsip-Prinsip Hereditas
a)      Prinsip reproduksi ; yakni bahwa ciri-ciri yang diperoleh atau anak-anaknya.Misalnya,kecakapan-kecakapan, pengetahuan, cita-cita dan yang lainnya.
b)      Prinsip komformitas, adalah bahwa tiap-tiap jenis atau golongan (spesies) akan menghasilkan jenisnya sendiri.Misalnya, jenis manusia juga akan menghasilkan manusia lagi, bukan jenis yang lain, misalnya monyet. Dengan adanya prinsip komformitas ini, maka setiap anggota jenis atau golongan akan mengikuti pola umum jenisnya.
c)      Prinsip variasi, ialah bahwa sel-sel benih atau germsel berisi banyak determinan atau penentu yang mempunyai mekanisme percampuran (perpaduan) dalam bermacam-macam sehingga menghasilkan perbedaan-perbedaan individual. Dengan prinsip variasi ini, maka anak sebagai keturunan orang tuanya, mungkin akan menyerupai dan mungkin tidak menyerupai sifat-sifat tertentu dari orang tuanya.
d)     Prinsip regresifilial: Hal ini diajukan oleh ahli genetika Francis Galten. Maksud dari regesifilial adalah bahwa sifat-sifat dari orang tua akan menghasilkan kuturunannya dengan kecendrungan kepada sifat rata-ratanya. Umpamanya, dari orang tua yang genius
(amat cerdas) belum tentu anaknya juga genius.

3.    Mekanisme herederitas
Secara biologis keturunan manusia dapat terjadi karena fertilisasi (pembuahan)sel telur (ovum)dari ibu dan sel spermatozoon dari ayah.hal ini terjadi karena ada hubungan seksual antara ayah dan ibu,dan ada sel spermatozoon yang dapat bertemu dengan ovum dalam indung telur ibu.tentang mekanisme hereditas, yakni cara-cara pewarisan sifat-sifat atau ciri-ciri dari orang tua kepada anak-anaknya memang masalah yang amat unik atau pelik, muskil, dan rumit sekali. Dengan penelitian mikroskopik terhadap sel-sel tubuh manusia, ahli genetika menemukan struktur-struktur yang disebut kromosom-kromosom. Kromosom tadi berupa benang-benang protoplasma yang berpasang-pasangan.setiap pasangan kromosom diduga berisi bermacam-macam susunan unsur-unsur yang tidak dapat dilihat dan disebut gene-gene. Dan dengan adanya gene itulah maka karakteristik orang tua dapat menurun kepada anak-anaknya.
4      .Hukum Perkembangan Manusia
Hukum perkembangan manusia lebih bersifat memberi pola umum, sehingga berlakunya kurang lebih mendekati.Adapun sederetan hukum perkembangan yang dimaksud adalah sebagai berikut:
a.       Hukum tempo perkembangan
Hukum tempo perkembangan memberi pola.Bahwa tiap anak mempunyai masa tertentu untuk mengembangkan suatu kemampuan. Tiap fungsi jiwa mempunyai waktu tertentu untuk berkembang, yang berbeda waktu yang dibutuhkan antara fungsi-fungsi jiwa itu sendiri.
b.      Hukum irama perkembangan
Hukum irama perkembangan memberi pola, memberi pola bahwa waktu yang dibutuhkan untuk mengembangkan suatu fungsi jiwa ada yang panjang dan ada yang pendek, sehingga memberi kesan cepat atau lambat seperti irama lagu.
c.       Hukum atau teori masa peka dalam perkembangan
Hukum atau teori masa perkembangan, bahwa fungsi-fungsi atau kemampuan jiwa tumbuh dan berkembang saat tertentu dengan menunjukkan keistimewaan atau terlihat jelas.
d.      Hukum atau teori rekapitulasi perkembangan
Hukum rekapitulasi perkembangan member pola, bahwa perkembangan anak itu mengulang generasi sebelumnya.
e.       Hukum atau teori masa menentang
Teori masa menentang memberi pola, bahwa pada masa-masa tertentu anak-anak suka menentang atau melawan, membandel, keras kepala.

f.       Teori eksplorasi dan penemuan
Teori ekplorasi dan penemuan mengatakan, bahwa dalam permainan anak-anak ada sifat mencari-cari dan menemukan sesuatu.
g.      Teori batas-batas perkembangan
Teori batas-batas perkembangan mengatakan bahwa perkembangan anak itu memang ada batas-batasnya .
h.      Hukum konvergensi (Fudyartanta, 1981, bab III – IV)
Hukum ini mengatakan bahwa hasil perkembangan anak ditentukan atau dipengaruhi oleh kekuatan dari pembawaan 

          Hukum tempo perkembangan memberi pola, bahwa tiap anak massa atau waktu tertentu untuk mengembangkan sesuatu kemampuan. Tiap fungsi jiwa juga mempunyai waktu tertentu untuk berkembang,yang berbeda waktu yang dibutuhkan antara fungsi fungsi jiwa itu sendiri
          Hukum irama perkembangan memberi pola, bahwa waktu yang dibutuhkan untuk mengembangkan suatu fungsi jiwa ada yang panjang dan ada yang pendek, memberi kesan cepat atau lambat seperti irama lagu.sedangkan hukum atau massa peka perkembangan memberi pola, bahwa fungsi-fungsi atau kemampuan jiwa tumbuh dan berkembang pada saat-saat tertentu dengan menunjukkan keistimewaan atu terlihat jelas misalnya massa peka berbicara tumbuh pada kanak-kanak kecil umur dua tahun. 
         Teori rekapitulasi perkembangan memberi pola, bahwa perkembangan anak itu mengulang generasi sebelumnya.Dan teori massa menentang memberi pola,Bahwa pada massa tertentu anak suka menentang atau melawan ,membandel,keras kepala. Misalnya pada anak-anak umur sampai 5 tahun, sering anak anak bersikap keras kepala,ngeyel, berani menentang ibunya
           Teori eksplorasi dan penemuaan mengatakan, bahwa permainan anak anak ada sifat mencari cari dan menemukan sesuau. Pada teori batas-batas perkembangan mengatakan bahwa perkembangan anak itu memang ada batas-batasnya .Misalnya dibatasi oleh pembawaan, pengaruh lingkungan yang kuat.
     Teori konvergensi mengatakan ,bahwa hasil perkembangan anak ditentukan atau dipengaruhi oleh kekuatan dari pembawaan dan kekuatan pengaruh lingkungan sekitar.Teori konvergensi ini pertama di ajukan oleh willam stern

5       Kapassitas Dasar dan Realisasinya
      Untuk mempermudah memahami adanya potensi dan bagaimana realisasinya pada setiap anak, dapat diilustrasikan begini.Sebuah mobil mempunyai mesin berukuran 2000cc dan pada speedometer tertera angka tertinggi 200. Apa arti ini? Artinya mobil ini mempunyai potensi kecepatan jalan 200 km/jam? Jawabnya tentu tergantung dari kondisi luarnya, Misalnya bagaimana keadaan jalannya, aspalan atau jalan tanah, datar atau turun naik, Lalu sopirnya bagaimana, juga apa yang dimuat, ini semua akan mempengaruhi kecepatan mobil tadi jika dijalankan potensi kecepatan200 km/jam pada mobil tadi dapat diumpamakan sebagai pembawaan yang berupa kapasitas dasar , kemampuan dasar, yang sedikit banyak yang akan menjadi batas realisasi kecepatannya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar