Laman

Minggu, 16 Desember 2012

MAGNET

MAGNET
Benda yang dapat menarik logam disebut MAGNET. Macam-macam bentuk magnet, antara lain: magnet batang magnet ladam magnet jarum. Setiap magnet mempunyai dua ujung yang masing-masing ujungnya dinamakan kutub utara dan kutub selatan. Daerah di sekitar magnet dipengaruhi oleh magnet. Besar kecilnya pengaruh magnet tergantung pada jarak magnet terhadap tempat itu. Sebuah magnet batang digantung pada titik beratnya. Sesudah keadaan setimbang tercapai, ternyata kutub-kutub batang magnet itu menghadap ke Utara dan Selatan.
Kutub magnet yang menghadap ke utara di sebut kutub Utara.
Kutub magnet yang menghadap ke Selatan disebut kutub Selatan.
Kesimpulan : Kutub-kutub yang sejenis tolak-menolak dan kutub-kutub yang tidak sejenis tarik-menarik
Hal serupa dapat kita jumpai pada magnet jarum yang dapat berputar pada sumbu tegak ( jarum deklinasi ).
Kutub Utara jarum magnet deklinasi yang seimbang didekati kutub Utara magnet batang, ternyata kutub Utara magnet jarum bertolak. Bila yang didekatkan adalah kutub selatan magnet batang, kutub utara magnet jarum tertarik.
Besar kecilnya pengaruh magnet pada tempat  akan diketahui jika kita meletakkan benda yang dapat ditarik magnet pada tempatnya.
Berdasarkan sifatnya magnet dibagi 3 :
a.       Feromagnetik ( benda yang dapat ditarik oleh magnet )
b.      Paramagnetik ( benda yang dapat ditarik magnet dengan lemah )
c.       Diamagnetik ( benda yang tidak dapat ditarik magnet )
Diamagnetik Dan Para Magnetik.
Sehubungan dengan sifat-sifat kemagnetan benda dibedakan atas Diamagnetik dan Para magnetik.
Benda magnetik : bila ditempatkan dalam medan magnet yang tidak homogen, ujung-ujung benda itu mengalami gaya tolak sehingga benda akan mengambil posisi yang tegak lurus pada kuat medan. Benda-benda yang demikian mempunyai nilai permeabilitas relatif lebih kecil dari satu. Contoh : Bismuth, tembaga, emas, antimon, kaca flinta.
Benda paramagnetik : bila ditempatkan dalam medan magnet yang tidak homogen, akan mengambil posisi sejajar dengan arah kuat medan. Benda-benda yang demikian mempunyai permeabilitas relatif lebih besar dari pada satu. Contoh : Aluminium, platina, oksigen, sulfat tembaga dan banyak lagi garam-garam logam adalah zat paramagnetik.
Benda feromagnetik : Benda-benda yang mempunyai effek magnet yang sangat besar, sangat kuat ditarik oleh magnet dan mempunyai permeabilitas relatif sampai beberapa ribu. Contoh : Besi, baja, nikel, cobalt dan campuran logam tertentu ( almico ).

                 DAFTAR PUSTAKA
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar